Diduga Layani Pelangsiran Pertalite, SPBU di Cibinong Malah Minta Berita Dihapus

 


MEDIABERITA.WEB.ID

CIBINONG – Pihak Manajemen SPBU 34-16926 yang berlokasi di Jalan KSR Dadi Kusmayadi, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, akhirnya buka suara terkait dugaan pengisian berulang BBM bersubsidi jenis Pertalite. Namun, alih-alih memberikan klarifikasi substantif, pihak SPBU justru mendesak media untuk menurunkan (take down) pemberitaan yang sudah tayang.


Hal tersebut disampaikan oleh Rio, yang mengaku sebagai perwakilan dari manajemen SPBU 34-16926, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp pada Senin (15/6/2026).


"Klarifikasi apa? Sebelum beritanya diterbitkan juga saya sudah jelaskan. Tanya aja ke dia penjelasan saya apa. Gak mau ngejelasin dua kali saya," ujar Rio ketus.


Saat didesak lebih lanjut mengenai substansi dugaan pelangsiran oleh satu kendaraan roda dua yang menjadi sorotan publik, Rio menolak menjelaskan detail. Ia justru mempertanyakan dasar pemberitaan tersebut.


"Tanya ke dia penjelasan saya gimana. Kalau gini kan baru dugaan tapi udah diangkat. Kenapa gak langsung bawa pihak berwajib aja kalau emang dia yakin dengan apa yang diduga-duga ini," tegasnya.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, selain menolak menjelaskan kronologi versi manajemen, Rio juga sempat melayangkan permintaan agar berita yang menyorot aktivitas SPBU tersebut segera dihapus dari platform media. Kendati demikian, pihak redaksi tetap mempertahankan berita tersebut demi kepentingan publik.


Kasus ini bermula dari hasil pantauan lapangan pada Sabtu (13/6/2026). Beberapa sepeda motor jenis Suzuki Thunder terpergok melakukan pengisian BBM Pertalite secara berulang kali di SPBU tersebut. Setiap kali pengisian, nilai transaksi motor tersebut selalu berkisar di angka Rp80 ribu.


Aktivitas mencurigakan ini memicu dugaan kuat adanya praktik pelangsiran atau penimbunan BBM bersubsidi secara ilegal, yang berpotensi merugikan negara serta memotong hak masyarakat miskin. Anehnya, saat dikonfirmasi pada hari kejadian, penanggung jawab lapangan SPBU justru mengaku sama sekali tidak mengetahui adanya aktivitas pengisian berulang tersebut.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan ataupun tindakan resmi dari aparat penegak hukum (APH) maupun instansi terkait. Merespons lambatnya penanganan, warga sekitar mendesak pihak kepolisian untuk segera turun ke lapangan guna menginvestigasi dugaan penyelewengan distribusi BBM subsidi di lokasi tersebut.( Edi Murti )

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama